Sulam Usus, Kerajinan Khas Lampung - Awalnya, sulam usus adalah bagian dari pakaian adat pengantin wanita daerah Lampung, yang mimiliki fungsi sebagai penutup bagian dada (bebe) di atas balutan kain tapis. Selanjutnya, sulam usus pun dikreasikan sebagai baju, kebaya, atau gaun yang dipadu padankan dengan bawahan kain.
Sulam usus juga memiliki bebagai model rancangan dan aksesoris. Selain memiliki motif klasik khas dari tanah Lampung, kain Sulaman Usus ini banyak dicari oleh wisatawan sebagai salah satu souvenir atau buah tangan khas Lampung.
Sulam Usus sendiri memiliki nilai jual yang cukup tinggi, sulaman ini banyak dipasarkan di berbagai daerah selain Lampung, seperti : Jakarta, Bandung, hingga Surabaya. Sedangkan pemasaran ke luar negerinya mencakup negara : Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura. Di dalam negeri sendiri nilai dari penjualan sulam usus sangat tinggi. Sulam usus dihargai mulai dari Rp.70.000 hingga Rp.500.000 per buahnya. Dan tergantung dengan motifnya. Semakin sulit motifnya, maka akan semakin mahal pula harganya.
Selain motif dan bentuknya yang klasik, sulam usus ini juga sangat halus. Maka tak heran jika sulam usus sangat diminati oleh banyak orang, baik pasar dalam negeri hingga mancanegara.
Itulah sekilas penjelasan tentang Sulam Usus yang merupakan Kerajinan Khas dari Lampung, semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di kesempatan selanjutnya.
Noken, Kerajinan Indah Dari Tanah Papua - Papua tidak hanya tentang wisata dan kulinernya saja, papua juga mempunyai potensi dalam bidang kerajinan yang indah dan berkualitas tentunya, pulau yang terletak di wilayah paling timur ini tidak habisnya memiliki eksotisme dan banyak menyimpan kekayaan yang paling indah. Dan kekayaan atau kerajinan yang tersimpan dipapua salah satunya ialah kerajinan Noken. Noken merupakan salah satu kerajinan khas dari papua yang bentuknya seperti tas atau kantong yang terbuat dari benda alami yaitu tumbuhan, yang biasanya diambil dari kulit kayu. Dan selanjutnya dianyam sehingga menjadi tas yang bisa dipergunakan sebagi tempat membawa barang.
Mungkin kita pernah melihat masyarakat Papua sedang membawa tas atau kantong yang dibawa dikepalanya, nah itulah yang dianamakn Noken. Mayoritas suka yang ada di Papua, mampu atau bisa membuat kerajinan tangan Noken tersebut. Karena kerajinan ialah salah satu tradisi kerajinan di suku-suku Papua. Biasanya rakyat Papua mempergunakan Noken tersebut sebagai alat untuk membawa hasil bumi dan buruannya.
Kerajinan khas ini termasuk salah satu kerajinan yang menjadi potensi dari perekonomian di rakyat Papua. Nilai seni & estetika kerajinan khas Papua ini telah mengundang banyak wisatawan turut untuk memberdayakan dengan membelinya sebagai oleh-oleh atau suvenir. Noken ini dijual oleh beberapa masyarakat sekitar dengan harga berkisar antara Rp 25.000 – Rp 50.000,- untuk satu Noken.
Kerajinan ini merupakan salah satu kerajinan khas Papua yang patut dijaga dan dikembangkan. Peran masyarakat dan pemerintah harus sejalan agar kerajinan-kerajinan seperti ini tetap lestari sehingga akan tumbuh generasi-generasi penerus yang akan selalu menjaga kerajinan seperti ini.
Itulah sekilas Tentang Noken yang merupakan salah satu kerajinan khas papua, semoga bermanfaat.